Penulis: Irhyl R. Makkatutu Parakang ... parakang ... parakang...” Kami berlari te…
Lioner, perempuan cantik dan pintar. Tak heran jika banyak lelaki menyukainya. Na…
Oleh Irhyl R Makkatutu “Kita istirahat saja dulu di sini!” pintamu. Aku yang berja…
Kota ini benar-benar telah sekarat dalam kemacetannya. Menguras waktu, energi dan kesa…
Oleh: Andin Senja. menitikberatkan pada kekasih yang bercumbu pada ilalang demi meng…
Oleh: Rahman Mbojo Ipass Aku bingung entah apa yang ingin kuatir dengan tinta hitam. S…
Oleh: Irhyl'k Rhantaz Rekah jua putik itu. Raba resah yang menyalib cinta di tabir…
Social Plugin