18 April 2010

Bulan Terpasung

Komentar ada... 0

Bulaeng adalah darah perawan yang sepertiga tahun menggagahi kota. Anak tunggal yang ditinggal mati oleh bapaknya di usia tiga belas tahun mendapatkan kasih sayang dari lelaki yang menikahi ibunya.

Tetapi, laboratorium intelektual tak bisa memenuhi dahaganya untuk mencari ilmu. Sebab, ia harus terbentur pada sisi malam dan memaksanya kembali ke kampung dengan bayang jejak kaki yang hitam. Lalu, apakah hukum ladung yang menjadi salah satu simbol siri’ akan ditegakkan? Atau kita akan terjebak pada ruang-ruang yang masih mesti diperbincangkan?

0 Komentar:

Beri Komentar